Pages

Saturday, July 02, 2011

Berdiam diri...

“Barangsiapa yang banyak perkataannya, nescaya banyaklah silapnya. Barangsiapa yang banyak silapnya, nescaya banyaklah dosanya. Dan barangsiapa yang banyak dosanya, nescaya neraka lebih utama baginya.” (Riwayat Abu Naim)

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhirat, maka hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”
(Riwayat Bukhari & Muslim)

“Barangsiapa diam maka ia terlepas dari bahaya.”
(Riwayat At-Tirmizi)

Note :
Kalau orang menghina kita, bukan kita terhina,
yang sebenarnya orang itu menghina dirinya sendiri.

1 comment:

insan biasa said...

Manusia tidak akan dapat mengalahkan syaitan kecuali dengan diam. Jalan yang terbaik ialah diam kalau kita tidak dapat bercakap kearah perkara-perkara yang baik. Bicara yang baik adalah lambang hati yang baik dan bersih yang bergantung kepada kekuatan iman pada diri manusia.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

BICARA AGAMA

Popular Posts

uwais al qarni…

engkau hanya seorang insan biasa
dari kalangan bani yaman
disisimu tiada punyai nama
pangkat darjat mahupun kedudukan

setianya umar ali menanti satu harapan
kerna mengharap pengampunan
seperti mana yang telah dikhabarkan
oleh utusan rasul junjungan

keadaanmu dipandang hina
kerna berpakaian serba kedhaifan
namun begitu kau sentiasa melemparkan
pandanganmu ketempat sujudmu

wahai uwais.. kekasih allah
sunyinya namamu di dunia
tetapi terkenal namamu disana
sehingga rasul menyintaimu

beruzlah dirimu dari manusia
kerna ingin mengabdikan padanya
bagimu merasa aman bersamanya
bagaikan alam adalah dirinya…

Ya Allah,
malam hanya terasa indah
apabila berbisik denganMU,
siang hanya terasa indah
apabila mentaatiMu.

Tiada kelazatan dunia
kecuali dengan menyebut namaMU,
Dan akhirat tidak terasa indah
kecuali dengan beroleh kemaafan dariMu.

Juga syurga tidak terasa indah
kecuali dapat melihat-MU

munajat Yahya bin Muaz Ar-Razi